Skip to main content

Posts

Apa itu KANTONG BOCOR?

Assalamu'alaikum  Wr. Wb. Saudaraku yang dirahmati Allah Swt, ini adalah tulisan sederhana tentu ada maknanya    Imam mesjidil haram almakki dlm khutbahnya mengatakan [1]: إحذروا الكيس المثقوب  Hati-hati dengan kantong yg bocor " تتوضأ أحسن وضوء " لكــن. .. تسرف في الماء' كيس مثقْوب Engkau telah berwudhu dgn sebaik-baik wudhu akan tetapi engkau boros memakai air, (itu sama dengan) kantong bocor " تتصدق عَلى الفقراء بمبلغ ثم .. تذلهم وتضايقهم *كيس مثقْوب. Engkau bersedekah kepada fakir miskin kemudian, engkau menghina dan menyulitkan mereka, (itu seperti)  kantong bocor تقوم الليل وتصوم النهار وتطيع ربك" لكــن. .. قاطع الرحم كيس مثقْوب Engkau sholat malam hari, puasa di siang hari,  dan mentaati tuhanmu,  tapi engkau memutuskan (tali) silaturrahmi, (jelas itu adalah)  kantong bocor تصوم وتصبر عَلى الجوع و العطش" لكـن .. تسب وتشتم وتلعن كيس مثقْوب Engkau sabar dengan haus dan lapar,  tapi engkau menghina dan mencaci, (sama dengan) kantong bocor...

ILMU ITU ADA DUA MACAM

 Bismillahi wabihamdihi, Sahabat Muslim Rohimakumullah, Ilmu itu ada dua macam sebagaimana sabda Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam : قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: الْعِلْمُ عِلْمَانِ عِلْمٌ فِي الْقَلْبِ فَذَلِكَ الْعِلْمُ النَّافِعُ وَعِلْمٌ عَلَى اللِّسَانِ فَذَلِكَ حُجَّةُ اللهِ عَلَى خَلْقِهِ. " Ilmu ada dua macam : Ilmu yang ada di hati maka itulah ilmu yang bermanfaat dan ilmu yang ada di lisan, dan itu sebagai bukti Allah atas hamba-Nya." (HR. Atturmudzi) Pertama: Ilmu yang berbuah di hati manusia. Yaitu ilmu tentang Allah, ilmu tentang nama dan sifat-Nya serta perbuatan-Nya. Ilmu semacam ini akan membuahkan rasa takut, pengagungan, ketundukan, kecintaan, harapan, doa, tawakkal dan lainnya. Itulah yang disebut ilmu yang bermanfaat. Ibnu Mas’ud berkata, “Suatu kaum ada yang membaca Al-Qur’an yang tidak melewati kerongkongan mereka. Jika saja ilmu itu tertanam dalam hati, tentu akan bermanfaat.” Al-Hasan Al-Bashri berkata, “Ilmu itu ada dua macam. Ada...

MAULANA SYAIKH TUAN GURU KYAI MUHAMMAD ZAINUDDIN ABDUL MADJID BELAJAR DARI KOMITMEN DAN DEDIKASI TERHADAP AGAMA, BANGSA DAN NEGARA | Part 1

  Oleh: Prof. Dr. TGH. Fahrurrozi Dahlan, QH., SS., MA. (Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Wathan) (Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Wathan, Alumni Ma’had DQH NW Angkatan 33 (1997) – Guru Besar Ilmu Dakwah dan Komunikasi UIN Mataram, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Provinsi NTB, Anggota Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Pahlawan Nasional- Kab.Lombok Timur 2014-2015) Pahlawan Nasional Maulanassyaikh: Mengapa Negara menganugerahkan? Dua puluh tahun pascawafatnya Maulanassyaikh tepatnya tanggal 21 Oktober 1997 M dengan perjuangan yang tidak gampang, perjuangan yang berliku-liku akhirnya pemerintah Republik Indonesia dalam hal ini Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo menganugerahkan penghargaan tertinggi bagi anak bangsa yang memiliki trackrecord perjuangan untuk agama, bangsa dan negara berupa gelar Pahlawan Nasional kepada Putra Terbaik Bangsa khususnya Putra Nusa Tenggara Barat, pada tanggal 6 November 2017 yaitu Maulanassyaikh TGKH.Muham...

Prof.Dr.Fahrurrozi Dahlan, QH

Kalam Syaihkuna Prof.Dr.Fahrurrozi Dahlan, QH mengutip ulama waro : Nasihat Syaikh Abu Bakar al-Warraq Radhiyallahu Anhu:   قال أبو بكر الوراق رحمه الله تعالى : الصدق ثلاثة  صدق التوحيد صدق الطاعة و صدق المعرفة فصدق التوحيد لعامة المؤمنين وصدق الطاعة لأهل العلم و الورع وصدق المعرفة لأهل الولاية أوتاد الأرض. انتهى من كتاب شرح العينية للعلامة الحبيب احمد بن زين بن علوى الحبشة ص: 299. Bernasihat Syaikh Abu Bakar al-Warraq: Kebenaran itu ada tiga tingkatan:  Kebenaran Tauhid. Kebenaran atthoah. Kebenaran Makrifah. Adapun kebenaran tauhid untuk kalangan orang mukmin kebanyakan. Sedangkan benarnya ketaatan itu untuk ahli ilmu dan orang yang tindih dalam hidupnya.  Kebenaran makrifat untuk kalangan para wali auliya' Allah yang bergelar wali Autad. Semoga kita bisa mencapai tiga tingkat kebenaran itu dengan sempurna, sembari terus meningkatkan iman taqwa kita kepada Allah SWT. Tetap menata mata batin kita untuk selalu bersahaja dalam menjalani kehidupan duniawi. Am...

Prof.Dr.Syaikh Ali Jum'ah |Bagaimana mempertahankan kehidupan berkah ?

خلق الله عز وجل لنا الحياة منّة منه لنا‏,‏ فجملها وزينها‏,‏ استضافنا فيها فأكرمنا وأحيانا ورزقنا وهدانا‏,‏ والحياة بهذه الصفة هي هبة ربانية ومنحة صمدانية‏,‏ أرشدنا الله –سبحانه وتعالى- كيف نتعامل معها‏..‏ وكيف نتمتع بها‏,‏ أرشدنا –سبحانه وتعالى- لما فيه صلاح دنيانا‏..‏ كيف نضعها وما أولوياتها‏..‏ أمرنا الله ونهانا وبين لنا وثبتنا في كتابه وفي سنة سيدنا رسول الله ﷺ فجعلنا لا ننسى نصيبنا منها‏,‏ وأمرنا بالتأمل والتفكر فيها‏, ‏وجعل ذلك من سمات عباد الرحمن الذين يذكرون الله كثيرا‏.‏ ربنا –سبحانه وتعالى- يضع دستور ذلك كله فيقول‏: (وَابْتَغِ فِيمَا آَتَاكَ اللهُ الدَّارَ الآَخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللهُ إِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الفَسَادَ فِي الأَرْضِ إِنَّ اللهَ لَا يُحِبُّ المُفْسِدِينَ) [القصص‏:77].‏ فالمسلم هو الذي يحب الحياة حبا حقيقيا‏,‏ يعرف قيمتها ويعرف منّة ربه عليه بها‏,‏ ولا يتجاوز شأنها‏,‏ ولا يضعها في قمة اهتمامه فتحجبه عن الله‏,‏ المسلم هو الذي يدرك معنى الحياة‏..‏ وليس الذي يتعلق قلبه بالدنيا‏,‏ فحب الدنيا من الوهن‏..‏ وحب الحياة ين...