Skip to main content

Posts

Doa Bala' Corona

dibaca 1× Pagi dan Petang

Cahaya & Ruhnya Amal yaitu Ikhlas

,Ahibba' rohimakumullah اَلْأَعْمَالُ صُوَرٌ قَائِمَةٌ، وَأَرْوَاحُـهَا وُجُوْدُ سِرِّ اْلإِخْلاَصِ فِيهَا " Amal-amal itu semata bentuk-bentuk yang tampil, adapun ruh-ruh yang menghidupkannya adalah hadirnya sirr ikhlas (cahaya ikhlas) padanya" Dalam persfektif menyembunyikan kelemahan dan buruknya hamba Allah adalah termasuk cahaya ikhlas. Alkisah, suatu hari saat Rasulullah SAW sedang berkumpul dengan beberapa sahabatnya, datanglah seorang wanita kafir membawa beberapa biji buah jeruk sebagai hadiah.  Rasulullah SAW menerimanya dengan senyuman gembira. Lalu mulailah jeruk itu dimakan oleh Rasulullah SAW dengan tersenyum, sebiji demi sebiji hingga habislah semua jeruk tersebut. Maka ketika wanita itu meminta izin untuk pulang, maka salah seorang sahabat segera bertanya mengapa tidak sedikit pun Rasulullah menyisakan jeruk tadi untuk sahabat lainnya. Rasulullah SAW pun menjawab: "  Tahukah kamu, sebenarnya buah jeruk itu terlalu asam sewaktu saya ...

Nasehat Alfaqir Pembina Majelis : Penyebab Hati Berkarat-Hilangnya hidayah Allah

السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته Ahibba' Hafizakumullah..... Al-Faqier Abdul Rahman, Q.H., S.Pd.I   Pembina Majelis Hati menjadi berkarat karena dua hal yaitu dengan ۩  ﴾  Kelalaian dan Dosa  ﴿  ۩.  Sebaliknya 2 hal pembersih hati sehingga  menjadi cemerlang   dan bersih yaitu  dengan : ۩  ﴾  Dzikrullah dan   Istigfar ﴿  ۩ Jika Kelalaian dalam Ibadah, indikator terjerumus kedalam perbuatan Dosa jika terdapat  pada dirinya lebih mendominasi [ l uwe۔an : bahasa sasak ] maka Karat/ Noda Hitam akan bertumpuk dalam hatinya.  Noda hitam (Stempel:Buruk) tergantung besar kecilnya kelalaian dan dosa !!! Jika hati sudah berkarat noda hitam maka, cahaya karakter ilmu pengetahuan tentang kebenaran error. sehingga hati keliru dalam mengilhami dan memaknai,  #kebathilan sebagai ﴾kebenaran﴿ - dan kebenaran menganggapnya  bathil ( Buruk) , na'udzubillahi min dzaalika. Hal ini...

Memaknai Mi’raj : Tidak Berarti Allah di Atas

Ahibba’ Rohimakumullah …. Para ulama Ahlussunnah wal Jama’ah menjelaskan tentang Mukjizat Mi’raj, sebagiamana di kutip dalam https://islam.nu.or.id  dengan tema pokok : “ Mukjizat Mi’raj Tidak Berarti Allah di Atas” yang di share pada hari Kamis, 19/03/2020, bahwa mukjizat yang agung ini tidak menunjukkan Allah di atas, karena kesepakatan para ulama menyatakan bahwa Allah ada tanpa membutuhkan kepada arah dan tempat, Allah ada tanpa tempat.  Sebagaimana Firman Allah Swt. “ Maha Suci Allah, yang Telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang Telah kami berkahi sekelilingnya[847] agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya dia adalah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui. ” [847]  Maksudnya: Al Masjidil Aqsha dan daerah-daerah sekitarnya dapat berkat dari Allah dengan diturunkan nabi-nabi di negeri itu dan kesuburan tanahnya. Mukjizat Isra’ telah disebutkan dalam Al-Qur...

Global Quistion Kaum Muslimin Indonesia : Salat Sunnah Terawih 4 Rekaat 1 Salam

Sholat Sunnah terawih merupakan sholat sunnah special yang dilaksanakan pada setiap bulan Ramadhan setiap selesai sholat Isya sampai sebelum waktu fajar. Dalam pelaksaannya ada sebagian Kaum Muslimin yang melaksanakannya dengan cara yang berbeda, apakah 23 rekaat termasuk witir ataukah 11 Rekaat termasuk witir . Namun dalam tulisan ini menggaris bawahi tentang : Bagaimana hukum  Shalat Sunnah Terawih 4 Reka'at 1 kali Salam? Dikutip dalam shomadmarocco.blogspot.com Fadhilatul Ustadz Prof.H.Abdul Shomad Batubara, Lc.,  D.E.S.A., Ph.D menjelaskan : Menurut Empat Mazhab: Mazhab Hanafi : Terhitung dua rakaat. Mazhab Hanbali : Sah, tapi makruh. Mazhab Maliki : Sah, tapi makruh karena meninggalkan sunnah tasyahud dan salam setiap dua rakaat. Mazhab Syafi’i : BATAL. Sumber: al-Fiqh ‘ala al-Madzahib al-Arba’ah , Syaikh Abu Bakr al-Jazairi, juz.I, hal.525) Teks lengkap: •          الحنفية قالوا : إذا صلى أربع ركعات بسلام واحد نابت عن ركعتي...