Skip to main content

“ Basmalah Menuai Berkah Amal dalam Perspektif Tafsiirul Qur’an “

Dokumen MT.Al-Hannan 2018 M/1439 H

Oleh : Al-Faqier Ibnu Al-Hannan 

A.Tafsir Al - Basmalah
بسم الله الرّحمن الرّ حيم
1.    Kata  بسم
merupakan Isim Mustaq dari kata السموّ yang memiliki makna terangkat derajadnya dan meninggikan. Sebagian ulama berpendapat termbil dari kata السمّة   yang berarti العلامة tanda pengenal.
Imam Al-Qurtuby 1 berkata : terdahulu dari pendapat yang paling sahih adalah menurut pendanpat ulama’ Basrah mengungkapkan : “ bahwa kata Bismi terambil dari kata : اسماء dari Jamak tasgir yang berasal dari kata : ” سُمَيٌّ2.  Sebagaimana Allah Swt berfirman :
ولله الأسماء الحسنى
2.  Huruf ب merupakan bergantung/ berhubungan dengan kata fiil yang di buang supaya sesuai dengan tempatnya/ maqomnya. Maka ketika pembaca basmalah membaca : بسم الله  maka maknanya adalah : Bacalah dengan memohon pertolongan berkah بسم الله , ketika Penulis mengambil bolpoin membaca بسم الله, maka maknanya saya menulis dengan memohon pertolongan berkah  بسم الله, pada saat mengambil makanan membaca بسم الله, maka maknanya saya makan dengan memohon berkah بسم الله, ((dengan nama Allah SWT), demikian seluruh rangkaian  pekerjaan, Usaha, do’a ter-cantumkanlah taqdir dengan sebab mengawali membaca :
بسم الله الرّحمن الرّ حيم

Dalam Hadist yang mulya, Rasulullah SAW bersabda :
3 ((( كلّ امرٍذي بالٍ ، لايُبدأ فيه (بسم الله) فهو ابتر
“ Segala perkara yang tidak diawali dengan Bismillah, maka perkara/ amal tersebut terputus (dari barokah).
Al-Qututhubi menyebutkan : Kalimat بسم الله tertulis tanpa ada huruf alif أ  pada kalimat بسم tidak diperlukan karena menyentuh makna dan hikmah, hajat  berbagai aspek kehidupan hamba Allah berbeda dengan Firman Allah berikut :

(( (( اِقْرَأ بِاسْمِ رَبِّكَ tidak di buang hamzah/ alifnya karena pada kalimat tersebut fungsi orientasi tujuannya terbatas (khusus untuk Nabi Muhammad SAW pada saat itu).

3.  Lafaz الله bermakna Zat yang Maha Quddus, Maha Jalla (Tinggi), Maha Tinggi diatas yang tinggi adalah Zat yang Wajib bagi-Nya Allah Swt ada (Zat Wajibal Wujud), Tidak ada yang bersekutu dengan-Nya.
          Ibnu Katsir menaftsirkan : Lafaz Allah merupakan kalimat Alamiyah atas Tuhan yang maha Pemberi berkah dan Maha tinggi. Ibnu Katsir melanjutkan bahwa sejatinya Dia (Allah Swt) merupakan Ismul a’dzom (nama yang paling Agung) karena Dia menyifati seluruh sifat. Sebagaimana firman Allah Swt. :
  هو الله لا إلّذي لآ إله الا هو الملك القدوس ، السّلام، المؤمن، المهيمن ....
Maka, terapresiasi segala sifat yang telah dikekalkan seluruhnya sebagai tempat berlabuh mamfaat sifat (Allah). Kemudian beliau melanjutkan penjelasannya bahwa, Dia memiliki nama yang tiada dinamai  selain dengan Nama-Nya yang Maha Meberkari lagi Maha Tinggi.4
 Dan Al-Qurthubi menyebutkan :  Lafaz  الله ini merupakan, Nama yang Maha besar dengan asma’Nya yang Maha Suci bagi-Nya yang terkumpul sekaligus. Kemudian namanya Lilmaujuudil Haqq (terdapat Kebenaran sejati)yang terkumpul dengan segala sifat Ilaahiyah-Nya (peniadaan Tuhan ), yang Maha mensifati dengan segala Sifat Rubbubiyahnya (Ketuhanan-Nya), Tiada Tuhan selai Dia yang Maha Suci bagiNya.5
 Ibnu Al-Jauzi berkata : “ sebagian Ulama’ berbeda pendapat pada kalimat : Ismul lahul Ladzi huu adalah mustak, dan yang berpendapat tidak mustak.Yang mustaq memaknai sebagai ibadah, meng-Esakan dan penghambaan kepadaNya, menurut pendapat Al-Kholil. Sedangkan yang lain Rukbah berkata :Adalah Mustaq karena Hati hamba Allah menuhankan dan bergantung kepadanya yang Maha Agung lagi Tinggi. 6.
 Adapun pendapat yang paling Shohih bahwa Lafaz Allah Adalah Ghairu Mustaq kala merupakan isim yang paling ma’rifat atas segala Dzat yang Maha Qudus (Agung) , Maha pemberi berkah lagi Maha Tinggi, tiada bersekutu atas-Nya segala sesuatu, maka tiada Boleh menamakan dengan-Nya (Allah) kecuali Dia dan oleh sebab itu Dia tiada duanya apalagi lebih banyak lagi.7
 4.   Lafaz ((    (( الرّحمن الرّحيم           
Syaikh Ali Ashobuuni  mengungkapkan : bahwa Lafaz Al Rohmaan dan Al Rohimmerupakan 2 nama-nama dari nama yang Maha pemberi Berkah lagi Maha Tinggi dengan segala ketinggian yang terambil dari sifat Kasih Sayang (Allah). Untuk lebih jelasnya makna Basmalah terdapat didalam surat Al-Fatihah.
B. Makna Al-Basmalah


Syaikh Ali Ashobuuni  mengungkapkan : “ bahwa makna basmalah merupakan ucapan/ bacaan bagi orang yang merbicara dengan lafaz :
بسم الله الرّحمن الرّ حيم
            Dengan Kandungan maknanya : bahwa “ saya mengawali dengan nama Allah Swt, dan mengingatnya (membacanya) atas segala sesuatu dengan harapan mendapat pertolongan kepada yang Maha Agung lagi Tinggi dalam segala perkara, untuk mencari pertolongan dengan sebab membacanya. Karena sejatinya Allah SWT, Maha Mampu (Al-Qodiru) atas segala sesuatu.8

C. Keutamaan Bismillahirrohmaanirrohiim
         Dahsyatnya Kalimat Basmalah mengkondisikan Alam semesta penuh dalam kedamaian, mensterilkan gangguan musuh nyata hamba Allah ( syetan) dalam segala sendi kehidupan. Muhammad Bin Umar An-Nawawi As-Syaafi'ie mengutip ungkapan kalimat dari Atha', dari Jabir bin Abdullah berkata : " Ketika ayat Bismillahirrohmanirrohiim turun, maka mendung pada berlarian kearah timur, hembusan angin menjadi tenang dan laut menjadi bergelombang (ikut berzikir), binatang-binatang mendengarkan dengan telinganya, setan-setan pada dilempar dari langit dan Allah SWT, bersumpah dengan keagungan nama Surat ini. Surat ini hanya untuk menyembuhkan, nama surat ini hanya akan memberi berkah. dan barang siapa membaca Bismillahirrohmaanirrohiim ia akan masuk syurga.9
Syaikh Abdul Qadir Jailani menegaskan, sebagaimana Nabi SAW bersabda :
 ما من عبد يقول بسم الله الرحمن الر حيم إلاّ ذات الشّيطانُ كما يذوب الرّصاصُ على النّارِ.
" Setiap hamba yang mengucapkan (( Bismillahirrohmaanirrohiim )) , maka syetan akan meluncur menjauh sebagaimana meluncurnya bambu runcing ke neraka. "
Qais Bin Hajjaj berkata : " Setanku telah berkata kepadaku : "  Saya akan masuk kemulutmu dan saya adalah seperti kambing yang disembelih dan saya sekarang seperti burung, maka aku bertanya : "Kenapa bisa demikian : " Ia (Syetan) menjawab : " Karena Kamu telah mengusirku denga Zikir kepada Allah SWT.
Berzikir dengan Basmalah menyebabkan syetan merasa tersayat-sayat, disembelih seperti kambing,  teraniaya didalam tubuh Hamba Allah yang selalu basah bibirnya melafazkannya. Hal ini berarti membuka pintu persahabatan dan komunikasi intens dengan 19 malaikat sebagai khadam kalimat Bismillahirrohmaanirrohiim yang terdiri dari 19 huruf. Kabar baiknya adalah dari salah satu huruf pada kalimat Basmalah sebagai jalan pintu masuk menuju Syurganya Allah SWT. Lihat ungkapan Abdullah Bin Mas'ud dalam Kitab Tagkiihul Qoul Syaikh Muhammad Bin Umar Annawaawi.10        

والله أعلم با الصواب

_____________________
1.     Al-Jaami’ul Ahkamul Qur’an lil Qurthubi, Juz.1 hal.100
2.     Jamak Tasgir memiliki 2 makna sesuatu berdasarkan asalnya. Sekiranya jama’ Musytak dari kata (( اَلسِّمَةِ ))  sebagaimana pendapat ulama’ Kuffiyun bahwa dari kata (( وسيم  )) termasuk jama’ tasghir dan ((أوسام )) adalh jama’ dan cukup sebagai dalil memperkuat pendapat ulama’ Basyrah.
3.     Al-Hadist di sebutkan dalam Abu Dawud dalam Kitab Adab, Hal.4840, dan Kitab Hadist Sahih Ibnu Majjah tentang Nikah, pada hal. 1894, dan Ahmad dalam Al-Musnad Juz.2 hal. 359 dan bersamaan dengan lafaz : ((  ( كل كلام لايبدأ فيه ب (( الحمد لله)) فهو أجزم, dan bias dilihat pada Jami’il Ushuuli Li Ibni Al-Atsir, Juz.5 hal. 684.
4.     Lihat Tafsirul Qur’aanul Adzhim Li- Ibni Katsir Juz. 1, hal. 20.
5.     Taftsir Qurthubi, Juz.1 hal. 102
6.     Ditambahkan oleh Al-Masir dalm Ilmu Taftsir Ibnu Jauziah, Juz.1 hal.8
7.     Lihat Kitab Al-Bahrul Muhith Liabie Hayani Juz.1 hal.14 dan Al-Qurthubi Juz.1 hal. 102
8.     Lihat rawaai’ul Bayaan Taftsir Ayatul Ahkami Minal Qur’ani, Muhammad Ali Ashoobuuni, Juz 1 hal. 20.
9. Lihat Tangkiihul Qoul,Syaikh Muhammad Bin Umar An-Nawaawi As-Syaafi'ie hal.43
10. Opcit, hal 46

Comments

Popular posts from this blog

Refleksi Pemikiran cerdas Prof.Dr. TGH. Fahrurrozi Dahlan, MA untuk NTB

Bismillahirrohmaanirrohiim, Ikhwanufillah…. Intergrasi berzikir, fikir dan ikhtiar dalam bentuk karya merupakan refleksi bangkit dan terlahirnya 61 Provinsi NTB. Hal inilah kanda Prof. Dr.TGH. Fahrurrozi, MA dalam tulisannya di akun FBnya dengan diksi-diksi yang menarik dengan literasi mendalam beliau menukilkan dalam judul aslinya… BANGGA MENJADI WARGA NTB: “Jika” NTB BERZIKIR, NTB BERPIKIR, NTB MENGUKIR: REFLEKSI 61 TAHUN NTB LAHIR sumber gambar :  https://www.google.com/search?q=Gambar+Peta+NTB&newwindow=1&safe=strict&rlz=1C1CHBF_enID840ID840&sxsrf=ACYBGNRE8lH68GlxSMtTSgjf_ O5JV5jIOA:1576601741530&tbm=isch&source=iu&ictx=1&fir=di97UKuqlocxUM%253A%252ChTyXExZWSt5PpM%252C_&vet=1&usg=AI4_-kQWLMOKYDJ6av-qM1bq77XVSYxo5Q&sa=X&ved=2ahUKEwji-oWWk73mAhVEX30KHRuxDrUQ9QEwCXoECAoQFg#imgrc=di97UKuqlocxUM: dalam tulisannya beliau melanjutkan  ……            ...

Manaqib Al-Marhum Guru Anan Sang Perintis Sistem Pengajian Tradisional Lendang Nangka

Sumber : Fhoto Dokumentasi Majelis  2015 1. RIWAYAT DAN SILSILAH KELUARGA USTADZ ABDUL HANNAN (GURU ANAN)           Tokoh sederhana yang tidak mau disebut sebagai Tokoh seperti ungkapan tawadlu’ beliau sering mengungkapkan : “ Tiyang mniki  Goro bukan Guru yang Istimewa  (( Dalam Bahasa Sasak :  tiyang niki goro nententen guru atau kiyai sak berilmu ) ) “ sehingga sebagian masyarakat Lendang Nangka yang memberi sebutan “ Guru Tawadlu' nan Bagus (Guru Annan Bagus)”

NASIHAT SYAIKH AHMAD SYIHABUDDIN BIN SALAMAH ALQALYUBY: LIMA TERSEMBUNYI DALAM LIMA HAL

Ikhwanufillah.... Majelis Alhannan kali ini berbagi tentang Nasehat dan telaah berkitab dari Prof. Dr.TGH. Fahrurrozi, MA, beliau mengutip dalan tulisannya : إعلم أن الله تعالى أخفى خمسة أشياء فى خمسة أشياء: ١-أخفى رضاه فى طاعة من الطاعات ليجتهد الناس فى جميع الطاعات رجاء ان يصادفوها. ٢-وأخفى سخطه فى معصية من المعاصى ليجتنبها الناس كلما خشية الوقوع فيه ٣-وأخفى ليلة القدر فى رمضان ليجتهد الناس فى إحياء لياليه أن يصادفوها ٤-وأخفى اسمه الاعظم فى جميع اسماءه ليجتهد الناس فى الدعاء بجميعها رجاء ان يصادفوه. ٥-وأخفى أولياءه فى جميع خلقه حتى لا يحتقروا احدا منهم ويطلبون الدعاء منهم رجاء ان يصادفوه بحصول بركته بدعاءه. (نقلت من كتاب النوادر تأليف احمد شهاب الدين بن سلامة القليوبى ص:١١٩) (وأخفى صلاة الوسطى من بين سائر الصلوات، ليجتهد العبد في المحافظة على الصلوات، كما قال سيدنا عمر بن الخطاب رضي الله عنه وأخفي الأجل من بين العمر، ليستعد الناس له) Ketahuilah sesungguhnya Allah merahasiakan lima hal dalam lima hal: Pertama: Allah swt merahasiakan redhaNya dalam berbuat ketaataan de...