السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Ini hal menarik dengan mengenal diri dalam membangun paradigma berfikir bijak beliau menukilkan :
Logika Berfikir, antara Nalar Naturalistik dan Nalar Empiristik : Empat Karakter orang yang berakal Bijak
Logika empiris tak berguna banyak jika tidak didasari oleh logika nalar naturalistik-tabiatistik. Tak ubahnya seperti matahari yang tak bermanfaat jika cahaya mata yang terhalang tuk melihatnya.
Inilah maksud nabi Muhammad Saw. Tidaklah Allah menciptakan sesuatu yang sangat berharga kecuali Akal sehat.
Inilah yang dimaksudkan oleh Nabi Muhammad saw. Jika hamba ingin dekat kepada Allah swt dengan berbagai amal soleh maka mendekatlah dengan Akal Sehat pikiran Anda!
Inilah juga maksud Nabi muhammad saw kepada Abi Darda' Tambahkan Logika Akal pikiran Anda maka Anda pasti Dekat kepada Allah swt. Abi Darda' demi Ibu bapakku duhai rasulullah bagaimana saya bisa mendapatkan ini untukku? Rasul menjawab: Jauhi larangan Allah Penuhi dan tunaikan Kewajiban Anda kepada Allah swt pasti anda disebut orang berakal. Lakukan amal shaleh pasti Allah menambah kemulian dan kehormatan hidup di dunia dan mendapatkan keagungan dan keselamatan di akhir kelak.
Hadis Said bin Musayyib bercerita bahwa Umar, Ubay bin Kaab, Abu Hurairah masuk ke ruangan Rasulullah saw bertanya kepada rasul? Siapa orang yang paling berakal, orang yang paling Bijak? Nabi Muhammad Menjawab. Orang yang Berakal sempurna itu ada empat kategori:
Pertama: orang yang sempurna muruahnya (integritas)
Kedua: Jelas kefashehannya- nampak keistimewaannya.
Ketiga: Baik dan bagus tindaktanduknya. Tangannya bijak bertindak.
Keempat: Agung rumah tangganya. Harmoni keluarga.
Inilah kesempurnaan Akal Pikiran-semoga kita termasuk orang yang memiliki kesempurnaan Akal Fikiran)
Edisi menghadiri ujian promosi Doktor kolega Dr. Nikmatullah. MA di SPS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta-24/11/2019)
Ini hal menarik dengan mengenal diri dalam membangun paradigma berfikir bijak beliau menukilkan :
Logika Berfikir, antara Nalar Naturalistik dan Nalar Empiristik : Empat Karakter orang yang berakal Bijak
رايت العقل عقلين * فمطبوع ومسموع
ولا ينفع مسموع * اذا لم يك مطبوع
كما لا تنفع الشمس * وضوء العين ممنوع
هو المراد بقوله: ما خلق الله عز وجل خلقا اكرم عليه من العقل
وهو المراد بقوله صلعم اذا تقرب الناس الى الله تعالى بانواع البر والاعمال الصالحة
فتقرب انت بعقلك.
وهو المراد بقوله صلعم لابى الدرداء : تزدد عقلا تزدد قربا فقال بابي وامي كيف لى بذلك؟ قال صلى الله عليه وسلم اجتنب محارم الله وأد قراءض الله تعالى تكن عاقلا واعمل بالصالحات من الاعمال تزدد فى عاجل الدنيا رفعة وكرامة وتنل فى آجل العقبى بها من ربك عز وجل القرب والعز.
وعن سعيد المسيب ان عمر وأبى بن كعب وابا هريرة دخلوا على رسول الله صلى الله عليه وسلم
فقال يا رسول الله من اعلم الناس
فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم
العاقل من تمت مرؤته
وظهرت فصاحته
وجادت كفه
وعظمت منزلته
Saya Berpendapat bahwa logika itu ada dua klasifikasi: Logika Naturilistik - Karakter tabiat. Logika Masmu': Logika yang berkembang karena faktor mendengar, empiristik.Logika empiris tak berguna banyak jika tidak didasari oleh logika nalar naturalistik-tabiatistik. Tak ubahnya seperti matahari yang tak bermanfaat jika cahaya mata yang terhalang tuk melihatnya.
Inilah maksud nabi Muhammad Saw. Tidaklah Allah menciptakan sesuatu yang sangat berharga kecuali Akal sehat.
Inilah yang dimaksudkan oleh Nabi Muhammad saw. Jika hamba ingin dekat kepada Allah swt dengan berbagai amal soleh maka mendekatlah dengan Akal Sehat pikiran Anda!
Inilah juga maksud Nabi muhammad saw kepada Abi Darda' Tambahkan Logika Akal pikiran Anda maka Anda pasti Dekat kepada Allah swt. Abi Darda' demi Ibu bapakku duhai rasulullah bagaimana saya bisa mendapatkan ini untukku? Rasul menjawab: Jauhi larangan Allah Penuhi dan tunaikan Kewajiban Anda kepada Allah swt pasti anda disebut orang berakal. Lakukan amal shaleh pasti Allah menambah kemulian dan kehormatan hidup di dunia dan mendapatkan keagungan dan keselamatan di akhir kelak.
Hadis Said bin Musayyib bercerita bahwa Umar, Ubay bin Kaab, Abu Hurairah masuk ke ruangan Rasulullah saw bertanya kepada rasul? Siapa orang yang paling berakal, orang yang paling Bijak? Nabi Muhammad Menjawab. Orang yang Berakal sempurna itu ada empat kategori:
Pertama: orang yang sempurna muruahnya (integritas)
Kedua: Jelas kefashehannya- nampak keistimewaannya.
Ketiga: Baik dan bagus tindaktanduknya. Tangannya bijak bertindak.
Keempat: Agung rumah tangganya. Harmoni keluarga.
Inilah kesempurnaan Akal Pikiran-semoga kita termasuk orang yang memiliki kesempurnaan Akal Fikiran)
Edisi menghadiri ujian promosi Doktor kolega Dr. Nikmatullah. MA di SPS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta-24/11/2019)

Comments