Skip to main content

NASIHAH JUM'AH MUBARAKAH: NASIHAT IMAM ASSYAIKH ABDUL QADIR JAELANI:

Sahabat sekalian, kali ini mereview diri dengan :

NASIHATILAH DIRI SENDIRI, sebagaimana Kanda TGH.Fahrurrozi mengutip ungkapan Syaikh Abdul Qodir Jaelani sebagai berikut :

(يا غلام) عظ نفسك أولا ثم عظ نفسك غيرك عليك بخويصة نفسك لا تتعد الى غيرك وقد بقي عندك بقية تحتاج إلى اصلاحها ويحك  انت تعرف كيف تصلح غيرك انت أعمى كيف تقود غيرك ؟ انما يقود الناس البصير إنما يخلصهم من البحر السابح المحمود. انما يرد الناس الى الله عز وجل من عرفه وأما من جهله كيف يدل عليه؟ لا كلام لك فى تصرف الله عز وجل وتحبه وتعمله له لا لغيره وتخاف منه لا من غيره هذا بالقلب يكون لا بقلقلة اللسان هذا فى الخلوة يكون لا فى الجلوة اذا كان التوحيد بباب الدار والشرك داخل الدار فهو النفاق بعينه ويحك أنت!  لسانك يتقي وقلبك يفجر ولسانك يشكر وقلبك يعترض!  قال الله تعالى يا ابن آدم خيري اليك نازل وشرك الي صاعد.

Nasihat Syaikh Abdul Qadir:
Duhai Anakku!

Nasihati dirimu sendiri dulu baru engkau menasihati orang lain!
Hendaklah engkau introspeksi diri tak perlu engkau perhitungankan orang lain. Sungguh ada Potensi yang kuat pada diri anda yang memerlukan perbaikan di sana sini.
CELAKALAH ENGKAU DUHAI ANAKKU!
engkau mengetahui cara memperbaiki orang lain, sementara engkau buta hati buta rasa lantas bagaimana engkau bisa memperbaiki orang lain?
Anakku!
Sesungguhnya yang bisa membimbing orang lain itu adalah Mata Bathinnya Ketenagan hatinya (al-bashir)
Sesungguhnya Mata Bathin itu lah yang mensucikan mereka dari lautan anugerah luas nan terpuji.
Anakku!
Yang bisa menghantarkan kita kepada Allah swt hanyalah orang yang mengenal Allah swt. Adapun orang-orang yang tak mengenal Allah swt bagaimana mau membimbing orang lain.
Anakku!
Tak perlu banyak bicara terhadap persoalan ketatapan Allah swt kepadamu.Engkau cintai Engkau Laksanakan untuk Allah karenanya bukan untuk sanjungan manusia.
Engkau takut kepada Allah swt bukan takut kepada pejabat atasan Anda!
INI SEMUA DENGAN HATI ANAKKU BUKAN DENGAN CELOTEHAN LISAN.!
Ini bisa saat anda berdialog sunyi dengan Allah swt bukan saat engkau rame-rame bersama.
Jika Anakku berada Tauhid itu berada di pintu rumahmu? Sementara syirik juga masuk juga di rumahmu anakku!  ITULAH NIFAQ -MUNAFIQ YANG SESUNGGUHNYA.

Celakalah Anakku!:
Lidahmu Bertaqwa tapi Hatimu Berdosa!
Lidahmu Bersyukur sementara Hatimu Berpaling membangkang!
Anakku!
Allah menegur kita: Duhai Anak Adam Kebaikanku terus turun tercurah kepada mu- Sementara Dosamu terus menjulang naik kepadaKu.

(Nasihat berharga untuk semua kita-Duhai Allah semoga hati kita tetap bisa bersyukur kepada Allah swt) Al-Faqier mengutip ini untuk nasihat diri sendiri-

Sumber :
(Fahrurrozi Dahlan Asnawi-Abu el-roziqiena-Jumat barokah 27/12/2019)

Comments

Popular posts from this blog

Manaqib Al-Marhum Guru Anan Sang Perintis Sistem Pengajian Tradisional Lendang Nangka

Sumber : Fhoto Dokumentasi Majelis  2015 1. RIWAYAT DAN SILSILAH KELUARGA USTADZ ABDUL HANNAN (GURU ANAN)           Tokoh sederhana yang tidak mau disebut sebagai Tokoh seperti ungkapan tawadlu’ beliau sering mengungkapkan : “ Tiyang mniki  Goro bukan Guru yang Istimewa  (( Dalam Bahasa Sasak :  tiyang niki goro nententen guru atau kiyai sak berilmu ) ) “ sehingga sebagian masyarakat Lendang Nangka yang memberi sebutan “ Guru Tawadlu' nan Bagus (Guru Annan Bagus)”

NASIHAT ALLAH DAN RASULULLAH: AL-QONAAH: MENGGAPAI KEHIDUPAN YANG BAHAGIA DAN MENENTERAMKAN.

ALLAH SWT BERFIRMAN: قال الله تعالى من عمل صالحا من ذكر وانثى وهو مؤمن فلنحيينه حياة طيبة (سورة النحل : ٩٧) وقال كثير من المفسرين : الحياة الطيبة فى الدنيا هي القناعة. عن جابر بن عبد الله قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : القناعة كنز لا يفنى وعن ابى هريرة رضى الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : كن ورعا تكن اعبد الناس وكن قانعا تكن اشكر الناس واحبب للناس ما تحب لنفسك تكن مؤمنا واحسن مجاورة من جاورك تكن مسلما واقلل الضحك فإن كثرة الضحك تميت القلب (رواه البيهقي) Maknanya: Allah swt berfirman: sesiapa saja yang beramal saleh baik laki-laki maupun perempuan sembari penuh keimanan kepada Allah swt. Maka Kami pasti memberikan kehidupan yang baik.  Kebanyakan para penafsir menafsirkan ayat ini: Kehidupan yang baik di dunia adalahAl-Qonaah: merasa tercukupkan. Dari Sahabat Jabir bin Abdullah  ra berkata telah bersabda Rasulullah saw. Al-Qonaah:sikap berterima terhadap nikmat Allah adalah perbendaharaan/simpanan yang tak kan pernah sirna. Dari Sahabat Ab...

HUKUM MENUNDA QADHA KARENA UDZUR SYAR'I

Akhina Fillah dan Jamaah bini Rohimakumullah, Dok.Majelis Mudzakarah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallama, Malam Senin Bahagia  Dalam mudzakarah Fiqh banyak Jamaah bini bertanya, " Bagaimana hukum Menunda Qadha' Karena Udzur Syar'i? "  untuk mendapatkan jawabannya, yuuk baca dan telaah bareng tulisan Ustadzah Aini Aryani, Lc. berikut ini. Seluruh fuqaha ( ulama ahli Fiqih) sepakat bahwa orang yang punya hutang qadha ’ puasa wajib (Puasa Ramadhan ), kemudian dia menunda qadha ’ nya itu sampai bertemu Ramadhan berikutnya karena ada udzur syar’i , maka ia tidak berdosa dan boleh meng-qadha’ nya sampai tiba masanya ia mampu membayar qadha ’ itu, meskipun sudah dua atau tiga Ramadhan dilaluinya. (lihat: al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah jilid 32, hal. 70 ) Udzur Syar’i disini maksudnya adalah sebab yang dibenarkan dalam syariat untuk menunda qadha’ puasa Ramadhan. Misalnya, bila kondisi wanita hamil dan menyusui masih tidak juga memungkinkannya untuk berpu...