OLEH:
H. FAHRURROZI DAHLAN ABU ROZIQI. QH
(Alumni MDQH - GB UIN Mataram-Sekjend PB NW)
القسم السادس عشر:Bagian Keenam Belas
BERSATULAH HALUAN:
Karya: KYAI HAMZANWADI
ANAK NAHDLATUL WATHAN
BERSATULAH HALUAN
QUR'AN HADIS DIAMALKAN
IJMA' QIYAS DITETAPKAN
MARILAH KAWAN-KAWAN
SAUDARKU SEKALIAN
BERSATU MEMBELA AGAMAMU DENGAN TENANG
MARILAH KAWAN-KAWAN
BELAJAR DENGAN TENANG
DALAM NAHDLATUL WATHAN.
Prolog:
Bersatulah haluan adalah ajakan khas Maulanassyaikh untuk bergerak dalam satu tarikan nafas perjuangan kebangsaan keislaman dan Keummatan dalam wadah Nahdlatul Wathan.
Bersatulah adalah perintah untuk bersatu dalam visi misi keorganisasian dalam satu komando kepemimpinan.
Haluan adalah arah perjuangan menuju kesempurnaan
Bersatu haluan adalah instruksi spiritualitas menuju kualitas sumberdaya manusia yang siap tangguh menghadapi aneka cobaan dalam berjuang menuju cita-cita luhur Maulanassyaikh Wansyur wahfazh waayyid Nahdhatal Wathani fil alamiin.
A. Nilai Keislaman dalam lagu Bersatulah Haluan:
Ada penjelasan dan penegasan sumber otoritatif dalam sumber hukum Islam dalam syair ini:
Qur'an Hadis diamalkan
Ijma' Qiyas ditetapkan.
Dua sumber otoritas yang disepakati mayoritas ulama adalah Al-Quran dan Al-Hadis di mana dua sumber ini menjadi referensi primer yang tidak bisa ditinggalkan tapi harus tetap dijadikan pijakan pokok hukum Islam. Itu sebabnya Maulanassyaikh menegaskan: Alquran hadis diamalkan. Diamalkan karena tak ada khilaf ulama salah maupun khalaf tentang eksistensi Alquran dan al sunnah.
Untuk Ijma" sebagai konsensus para ulama atas sebuah keputusan hukum yang tidak terinnci dengan detail dalam alquran dan hadis maka para ulama berijtihad dengan sungguh sungguh.
Qiyas: Salah satu referensi hukum yang para ulama menyebutnya dengan Hukum Qiyas. Pengambilan hukum berdasarkan analogi kiasan dari Ayat alquran maupun hadis Nabi sehingga produk hukum yang dihasilkan tidak bertentangan dengan sumber utama yang otoritatif.
Inilah kandungan makna syair Maulanassyaikh ini IJMA QIYAS Ditetapkan.
NW menetapkan sumber hukum yang ketiga dan keempat adalah ijma dan qiyas. Kenapa ditetapkan ? Karena Sumber hukum Islam itu belum sepakat seluruh ulama apakah cukup Dua saja al-quran dan hadis atau ada ijma qiyas. Istihsan, Maslahah mursalah atau Syar'u man Qablana?. NW meneguhkan identitas keagamaan yang final pada QUR'AN HADIS DIAMALKAN. IJMA'-QIYAS DITETAPKAN.
B. Nilai Kebangsaan dalam lagu Bersatulah Haluan.
BERSATU HALUAN: adalah konsep kebangsaan yang paling esensi karena cita cita besar kebangsaan harus dimulai dengan bersatu dalam tujuan yang sama.
Belajar Dengan Tenang: sebuah konsep pendidikan yang paling utama sebab raihan pengetahuan yang bermanfaat tak akan didapatkan jika tidak ada jiwa ketenangan.
Ketenangan merupakan bagian yang inheren dalam segala dimensi kehidupan kemanusiaan khususnya kehidupan kebangsaan.
Maulanassyaikh dengan arif dan bijaksana menyarankan kepada kita semua dengan ungkapan.
Marilah kawan-kawan
Saudaraku sekalian
Bersatu membela agamamu dengan tenang.
Membela agama dengan tenang adalah sebuah konsep moderasi yang sangat bijak terhadap realitas sosial dan budaya. Tak perlu grasak grusuk dalam mendakwahkan agama agar masyarakat tidak lari dari kerahmatan Islam.
Dalam konteks berbangsa dan bernegara Dakwah dengan tenang dan bersatu dengan tenang sebagai pedoman semua pihak dalam memahami multikulturalisme Indonesia.
C. Nilai Keummatan dalam lagu Bersatulah Haluan ini antara lain:
Dalam kontek Keummatan ada empat panggilan keummatan yang dicantumkan dalam lagu ini.
Pertama:Anak Nahdlatul Wathan
Panggilan Ibu Bapak (NWDI-NBDI-NW) kepada para benihan nahdlatul wathan agar selalu bakti taat dan hormat kepada ibu bapaknya karena NW sesungguhnya menjadi ibu bapak yang setia membantu menuju keridhaan ilahi.
Kedua: Marilah Kawan-kawan
NW menyebut mitra perjuangannya dengan Kawan kawan karena konsep kebersamaan dan ikatan pertemanan dan perkawanan itu menjadi daya dorong NW maju dan berkembang.
NW harus memperbanyak kawan bukan memperbanyak lawan. Sungguh Maulanassyaikh menyebut kita dan warga ummat beragama dengan sebutan marilah Kawan-kawan.
Kawan itu adalah mitra diskusi - Mitra dialog mitra berjuang karena dalam diri kawan kita ada kesamaan visi misi bahkan emosi menuju satu haluan.
Ketiga: Saudaraku Sekalian
Kata Saudara dalam konteks ini adalah saudara sebangsa setanah air dan seagama, seorganisasi dan sesama insani.
Ukhuwwah Basyariyah-ukhuwwah wathaniyyah, Ukhuwwah Nahdhiyyah dan ukhuwwah Islamiyyah.
Pemahaman yang benar dan tindakan yang benar dalam memahami dimensi persaudaraan merupakan pondasi dasar dalam beragama berbangsa dan bernegara.
Maualanasssyih mencetuskan lagu ini agar kita bersatu haluan dalam memperjuangkan nilai-nilai persahaban nilai perkawanan dan nilai persaudaraan.
Keempat: Dalam Nahdlatul Wathan.
Elemen khusus keummatan yang bercirikan khas keislaman yang tertuang dalam khittah trilogi pergerakan NW: pendidikan, sosial dan dakwah yang semuanya dilambari dengan trilogi perjuangan: Ikhlas, yaqin, istiqomah dalam bingkai Kompak utuh bersatu dengan mengusung dan menjunjung tinggi doktrin sami'na wa atho'na atas instruksi pimpinan NW selama membawa kepada kemaslahatan agama dan kemashlahatan bangsa.
Epilog:
NW: adalah ibu bapak kalian karena engkau dipanggil Anak Nahdlatul Wathan
NW: Adalah Kakak kandung anda karena anda dipanggil Saudaraku sekalian
NW: Adalah sahabat setia anda karena NW memanggil anda dengan KAWAN-KAWAN SEKALIAN.
NW ADALAH BENTENG PERSATUAN KARENA KITA BERADA DALAM HALUAN YANG SAMA.
NW adalah pendidik kalian karena NW mengajarkan kita belajar dengan tenang di dalam maupun di luar NW.
Comments