Skip to main content

Nasehat Lukmanul Hakim Oleh Prof.Dr.TGH..Fahrurrozi Dahlan , MA

YA BUNAYYA DUHAI ANAKKU TERSAYANG: NASIHAT TULUS DARI SANG KEKASIH ALLAH LUKMAN AL-HAKIM. 

***********************************************

يا بني إنى موصيك بوصية فان لم تحفظ وصيتي عنى لم تحفظها عن غيرى: 

 

١-إتق الله ما استطعت وإن قدرت أن تكون اليوم خيرا منك أمس وغدا خيرا منك اليوم فافعل! 

٢-وإياك والطمع فانه فقر حاضر

٣-وعليك باليأس فإنك لن تيأس من شيء قط إلا أغناك الله عنه

٤-وإياك وما يعتذر منه فإنك لن تعتذر من خير أبدا وإذا عثر عاثر فاحمد الله إلا تكون هو 

٥-يا بني خذ الخير من أهله ودع الشر لأهله 

٦-وإذا قمت الى صلاتك فصل صلاة مودع وأن لا ترى إلا أن تصلى بعدها.

( انتهى كتاب تأديب الناشئين. ص:  ٢٢٤)


Duhai anakku-Daku berpesan kepadamu dengan wasiat-wasiat penting.  

Jika anakku tidak menjaga wasiatku ini engkau tentu tidak akan bisa menjaga wasiat dari selain aku.  


WASIATKU PERTAMA: Takutlah Engkau kepada Allah sebatas kemampuanmu. Jika engkau mampu untuk lebih baik hari ini dari hari kemarinmu dan hari esok lebih baik dari hari ini, LAKSANAKANLAH! 


WASIATKU KEDUA: duhai anakku!  Hindarilah dan jauhilah sifat tama'-rakus tak pernah rasa cukup-ketahuilah anakku rakus itu kemiskinan yang laten selalu menghantuimu. 


WASIAT KETIGA: Janganlah pesimis dalam hidupmu! Jika engkau tak akan pesimis dalam segala hal, Yakinlah Allah akan memberikan ketenangan atas  segala persoalanmu. 


WASIAT KEEMPAT: Hati-hatilah terhadap apa yang bisa menghalangimu berbuat kebaikan.  Sebab jika engkau tidak terhalang dari kebaikan selamanya. Jika ada yang tergelincir maka anda mantapkan kesyukuranmu kepada Allah agar engkau tidak termasuk  di dalamnya. 


WASIAT KELIMA: Duhai anakku!  ambillah kebaikan dari ahli kebaikan. Tinggalkan kejahatan untuk kebaikan orang ahli kejahatan itu. 


WASIAT KEENAM: Duhai anakku! Jika kamu melaksanakan shalat, maka shalatlah seakan akan shalat perpisahan darimu dan engkau yakin bisa jadi engkau tak bisa shalat setelahnya karena ajal menantimu.  


(Nasihat ayah kepada anak-anaknya semoga lahir anak-anak seperti Lukman al-Hakim dan putra-putrinya.. Amin. (Hikmah pagi Jumat. 5 Maret 2021)

Comments

Popular posts from this blog

Manaqib Al-Marhum Guru Anan Sang Perintis Sistem Pengajian Tradisional Lendang Nangka

Sumber : Fhoto Dokumentasi Majelis  2015 1. RIWAYAT DAN SILSILAH KELUARGA USTADZ ABDUL HANNAN (GURU ANAN)           Tokoh sederhana yang tidak mau disebut sebagai Tokoh seperti ungkapan tawadlu’ beliau sering mengungkapkan : “ Tiyang mniki  Goro bukan Guru yang Istimewa  (( Dalam Bahasa Sasak :  tiyang niki goro nententen guru atau kiyai sak berilmu ) ) “ sehingga sebagian masyarakat Lendang Nangka yang memberi sebutan “ Guru Tawadlu' nan Bagus (Guru Annan Bagus)”

NASIHAT ALLAH DAN RASULULLAH: AL-QONAAH: MENGGAPAI KEHIDUPAN YANG BAHAGIA DAN MENENTERAMKAN.

ALLAH SWT BERFIRMAN: قال الله تعالى من عمل صالحا من ذكر وانثى وهو مؤمن فلنحيينه حياة طيبة (سورة النحل : ٩٧) وقال كثير من المفسرين : الحياة الطيبة فى الدنيا هي القناعة. عن جابر بن عبد الله قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : القناعة كنز لا يفنى وعن ابى هريرة رضى الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : كن ورعا تكن اعبد الناس وكن قانعا تكن اشكر الناس واحبب للناس ما تحب لنفسك تكن مؤمنا واحسن مجاورة من جاورك تكن مسلما واقلل الضحك فإن كثرة الضحك تميت القلب (رواه البيهقي) Maknanya: Allah swt berfirman: sesiapa saja yang beramal saleh baik laki-laki maupun perempuan sembari penuh keimanan kepada Allah swt. Maka Kami pasti memberikan kehidupan yang baik.  Kebanyakan para penafsir menafsirkan ayat ini: Kehidupan yang baik di dunia adalahAl-Qonaah: merasa tercukupkan. Dari Sahabat Jabir bin Abdullah  ra berkata telah bersabda Rasulullah saw. Al-Qonaah:sikap berterima terhadap nikmat Allah adalah perbendaharaan/simpanan yang tak kan pernah sirna. Dari Sahabat Ab...

Refleksi Pemikiran cerdas Prof.Dr. TGH. Fahrurrozi Dahlan, MA untuk NTB

Bismillahirrohmaanirrohiim, Ikhwanufillah…. Intergrasi berzikir, fikir dan ikhtiar dalam bentuk karya merupakan refleksi bangkit dan terlahirnya 61 Provinsi NTB. Hal inilah kanda Prof. Dr.TGH. Fahrurrozi, MA dalam tulisannya di akun FBnya dengan diksi-diksi yang menarik dengan literasi mendalam beliau menukilkan dalam judul aslinya… BANGGA MENJADI WARGA NTB: “Jika” NTB BERZIKIR, NTB BERPIKIR, NTB MENGUKIR: REFLEKSI 61 TAHUN NTB LAHIR sumber gambar :  https://www.google.com/search?q=Gambar+Peta+NTB&newwindow=1&safe=strict&rlz=1C1CHBF_enID840ID840&sxsrf=ACYBGNRE8lH68GlxSMtTSgjf_ O5JV5jIOA:1576601741530&tbm=isch&source=iu&ictx=1&fir=di97UKuqlocxUM%253A%252ChTyXExZWSt5PpM%252C_&vet=1&usg=AI4_-kQWLMOKYDJ6av-qM1bq77XVSYxo5Q&sa=X&ved=2ahUKEwji-oWWk73mAhVEX30KHRuxDrUQ9QEwCXoECAoQFg#imgrc=di97UKuqlocxUM: dalam tulisannya beliau melanjutkan  ……            ...