Ahibba' Rohimakumullah,
Bagaimana sih cara cinta dan bahagia atas kelahiran nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallama ?
![]() |
Sumber Gambar : Ustadz Abdul Rahman, QH., S.Pd.I., M.Pd Roisul Majelis Al Hannan NTB- Kabid. Jaringan dan Kadernisasi PW.HDMI NTB |
Yuuk kita telaah bareng...
Dilansir dari Fanspage Pena Azhary Rabu 28/09/2022 penulis menghadirkan hati kita dengan : " BERBAHAGIA DENGAN MAULID NABI SAW ".
Membaca maulid nabi, mengetahui sejarah, akhlak, dan sunnahnya telah kita lakukan untuk menyambut kelahirannya setiap tahun. Tapi, seringkali hati kita kosong dari rasa mencintainya. Bahkan tak ada persiapan apapun ketika memasuki bulan kelahirannya. Lalu, bagaimana cara menimbulkan rasa cinta itu?
Pertama: mengenali Nabi Muhammad Saw. Dengan mengenali pribadi, akhlak, dan ciri-ciri fisik nabi, tentunya akan menambah rasa cinta kepadanya. Kedua: memperbanyak sholawat ke atas Nabi shollallahu alaihi wa sallam. Seorang pecinta pasti akan selalu menyebut dan mengingat orang yang dicintainya. Nabi shalallahu alaihi wa sallam bersabda:
(أَوْلى النَّاسِ بِي يوْمَ الْقِيامةِ أَكْثَرُهُم عَليَّ صَلاَةً)
"Manusia yang paling berhak bersamaku pada Hari Kiamat ialah yang paling banyak membaca shalawat kepadaku." (Al-Hadits)
Ketiga: Menghidupkan Sunnah-sunnah Nabi shollallahu alaihi wa sallam. Seorang pecinta pasti ingin menjadi seperti orang yang dicintainya. Oleh karena itu, ikuti sunnah-sunnah Nabi sekalipun yang ringan. Nabi shollallahu alaihi wa sallam juga bersabda:
مَنْ أَحْيَا سُنَّةً مِنْ سُنَّتِى فَعَمِلَ بِهَا النَّاسُ كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا لاَ يَنْقُصُ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا
"Barangsiapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahku, kemudian dia amalkan , maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang-orang yang mengamalkannya dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun." (Al-Hadits)
Keempat: mengutamakan Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam dari segalanya. Sebagimana disebutkan dalam sabda beliau:
(لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَلَدِهِ وَوَالِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ)
"Tidak sempurna keimanan seseorang dari kalian sampai diriku (Rasulullah SAW) lebih ia cintai dari orang tua, anaknya, dan seluruh manusia." (Al-Hadits). (Semoga kita semua termasuk orang-orang yang mencintai dan dicintai Nabi Muhammad).
Nah, bagi mereka yang menuduh maulid Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa sallam itu bid'ah. Perhatikan apa yang diucapkan oleh Sayyidil Walid Al-Habib Abu Bakar Al-Adni bin Ali Al-Masyhur rohimahullahu. Ketika ada yang bertanya kepadaku: "Tolong carikan dalil shahih perayaan Maulid Nabi shollallahu alaihi wa sallam."
Maka saya jawab: "Saya tidak memerlukan dalil untuk mencintai Rasulullah sebagaimana Rasulullah tidak perlu syarat untuk mencintai umatnya. Jika untuk mencintai Rasulullah saja kita masih perlu mencari dalil, layakkah kita untuk mendapat syafaatnya?."
Bagi mereka yang menuduh kita bid'ah dan musyrik lantaran merayakan Maulid Nabi Muhammad shollallahu alaihi wa sallam, doakan semoga mereka mendapat hidayah dari Allah Subhanahu Wata'ala, itu saja sudah cukup. Tiada guna memperdebatkan perbedaan, jangan izinkan Iblis tertawa kegirangan menyaksikan kita sibuk dengan pertikaian.
Oleh karena itu, jangan kita sampai lupa untuk mempersiapkan kado terbaik kita untuk menyambut hari kelahiran Rosulullah shollallahu alaihi wa sallam dimulai hari ini sebagai bukti kecintaan kita kepada beliau dan agar Rosulullah shollallahu alaihi wa sallam selalu mengingat kita dunia akhirat dan memberikan syafaatnya. Aamiin Yaa Robbal Aalamiin.
Wallahu a'lam
Sumber:
_________
Egypt 🇪🇬 28 September 2022 M ✍️
Pena Azhary🪶

Comments