Skip to main content

Filosopi Pikiran Seperti Tanah

 APAKAH PIKIRAN SIFATNYA SEPERTI TANAH ?

Yuuk Baca Bareng....

Sahabat Al Fikr Rohimakumullah...

Ada yang mengatakan bahwa sesungguhnya medan peperangan terbesar berada di pikiran kita. Karena pikiran Itu sangat kuat dan dapat mempengaruhi pola kehidupan seseorang. Ada pepatah yang mengatakan:

 "Menabur dalam pikiran akan menuai tindakan. Menabur tindakan akan menuai kebiasaan. Menabur kebiasaan akan menuai karakter."

Pikiran kita seumpama tanah, tanah tidak pernah peduli terhadap jenis benih apa yang hendak kita tanam. Jika kita menabur benih jagung, maka tanah akan meresponsnya, lalu menumbuhkan jagung. Apapun yang kita tanamkan dalam pikiran, entah itu hal-hal yang baik ataukah buruk, pikiran kita akan segera menerima, merespon dan menumbuhkannya.

Sadar atau tidak, seringkali kita memperkatakan hal-hal buruk tentang diri kita sendiri, misalnya: Hidupku penuh masalah. Aku tidak akan berhasil. Sakitku tidak akan sembuh. Aku bodoh dan miskin. Masa depanku suram, dan lain sebagainya.

Hal-hal negatif yang kita ucapkan itu akan direspons oleh pikiran kita dalam bentuk sikap dan tindakan, yang pada gilirannya akan menghasilkan sesuatu yang sama seperti yang kita tanamkan dalam pikiran kita.

Oleh sebab itu, tanamkan hal-hal yang positif di benak kita, maka kita akan menjadi luar biasa dan pelihara pikiran yang baik dan benar. Sehingga dikatakan dalam sebuah ungkapan:

(العقل الإيجابي الذي يجب أن يكون مع الحكمة يمكن أن يختلف ما هو جيد وصحيح)

PIKIRAN POSITIF YANG HARUS DENGAN KEARIFAN BISA MEMBEDAKAN MANA YANG BAIK DAN BENAR

Mari kita biasakan diri untuk selalu berpikir: Saya sangat beruntung. Hidupku penuh berkah. Saya pasti mampu mengatasi masalah ini. Masa depanku pasti cerah. Hari ini saya pasti penuh semangat. Saya sangat bersyukur pada Tuhan atas apa yang saya miliki saat ini. Saya akan berjuang dan berjuang terus-menerus. Tuhan pasti buka jalan.

Hidup adalah permainan pikiran, kalau kita bisa mengelola pikiran kita, maka kita akan mendapatkan kebahagiaan yang luar biasa. Musuh paling kejam adalah pikiran kita. Sahabat paling setia juga adalah pikiran kita. Manage pikiran dengan baik. Ambil ketenangan agar kita mampu mengelola pikiran kita. InsYaa Alloh, kita pasti akan bahagia.

Ibarat mudanya begini: "Hati yang baik itu seperti kebun. Pikiran yang baik itu akarnya. Perkataan yang baik itu bunganya. Dan perbuatan yang baik itu buahnya." Jadi, antara hati, pikiran, perkataan dan perbuatan yang baik-baik itu tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain. Karena jika salah satunya hilang dalam diri kita maka tentu tidak akan sempurna. Untuk itu mari kita berusaha sempurnakan semua komponen-komponen itu.

Wallahu A'lam Bishawab.


Www.instagram.com

Sumber : 

Egyp Pena Azhary,  17 September 2022 M 


Comments

Popular posts from this blog

Manaqib Al-Marhum Guru Anan Sang Perintis Sistem Pengajian Tradisional Lendang Nangka

Sumber : Fhoto Dokumentasi Majelis  2015 1. RIWAYAT DAN SILSILAH KELUARGA USTADZ ABDUL HANNAN (GURU ANAN)           Tokoh sederhana yang tidak mau disebut sebagai Tokoh seperti ungkapan tawadlu’ beliau sering mengungkapkan : “ Tiyang mniki  Goro bukan Guru yang Istimewa  (( Dalam Bahasa Sasak :  tiyang niki goro nententen guru atau kiyai sak berilmu ) ) “ sehingga sebagian masyarakat Lendang Nangka yang memberi sebutan “ Guru Tawadlu' nan Bagus (Guru Annan Bagus)”

NASIHAT ALLAH DAN RASULULLAH: AL-QONAAH: MENGGAPAI KEHIDUPAN YANG BAHAGIA DAN MENENTERAMKAN.

ALLAH SWT BERFIRMAN: قال الله تعالى من عمل صالحا من ذكر وانثى وهو مؤمن فلنحيينه حياة طيبة (سورة النحل : ٩٧) وقال كثير من المفسرين : الحياة الطيبة فى الدنيا هي القناعة. عن جابر بن عبد الله قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : القناعة كنز لا يفنى وعن ابى هريرة رضى الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : كن ورعا تكن اعبد الناس وكن قانعا تكن اشكر الناس واحبب للناس ما تحب لنفسك تكن مؤمنا واحسن مجاورة من جاورك تكن مسلما واقلل الضحك فإن كثرة الضحك تميت القلب (رواه البيهقي) Maknanya: Allah swt berfirman: sesiapa saja yang beramal saleh baik laki-laki maupun perempuan sembari penuh keimanan kepada Allah swt. Maka Kami pasti memberikan kehidupan yang baik.  Kebanyakan para penafsir menafsirkan ayat ini: Kehidupan yang baik di dunia adalahAl-Qonaah: merasa tercukupkan. Dari Sahabat Jabir bin Abdullah  ra berkata telah bersabda Rasulullah saw. Al-Qonaah:sikap berterima terhadap nikmat Allah adalah perbendaharaan/simpanan yang tak kan pernah sirna. Dari Sahabat Ab...

Refleksi Pemikiran cerdas Prof.Dr. TGH. Fahrurrozi Dahlan, MA untuk NTB

Bismillahirrohmaanirrohiim, Ikhwanufillah…. Intergrasi berzikir, fikir dan ikhtiar dalam bentuk karya merupakan refleksi bangkit dan terlahirnya 61 Provinsi NTB. Hal inilah kanda Prof. Dr.TGH. Fahrurrozi, MA dalam tulisannya di akun FBnya dengan diksi-diksi yang menarik dengan literasi mendalam beliau menukilkan dalam judul aslinya… BANGGA MENJADI WARGA NTB: “Jika” NTB BERZIKIR, NTB BERPIKIR, NTB MENGUKIR: REFLEKSI 61 TAHUN NTB LAHIR sumber gambar :  https://www.google.com/search?q=Gambar+Peta+NTB&newwindow=1&safe=strict&rlz=1C1CHBF_enID840ID840&sxsrf=ACYBGNRE8lH68GlxSMtTSgjf_ O5JV5jIOA:1576601741530&tbm=isch&source=iu&ictx=1&fir=di97UKuqlocxUM%253A%252ChTyXExZWSt5PpM%252C_&vet=1&usg=AI4_-kQWLMOKYDJ6av-qM1bq77XVSYxo5Q&sa=X&ved=2ahUKEwji-oWWk73mAhVEX30KHRuxDrUQ9QEwCXoECAoQFg#imgrc=di97UKuqlocxUM: dalam tulisannya beliau melanjutkan  ……            ...