Masih tentang Mukadimah, mencakup pembahasan makna shalawat, penyebutan Nabi dengan an-Nabiyyu dan an-Nabi' (dengan Hamzah), siapa itu ahli bait Nabi, biografi Imam Syafi'i, kenapa nisbatnya adalah Syafi'i, dan pembahasan amin beserta banyak perbedaan di dalamnya.
.
.
وصلَّى الله (على سيدنا محمد النبي)
Sholawat ketika dinisbatkan kepada yang melakukan di bagi 2 :
• Kalau dari Allah maka bermakna Rohmat ta'dzim, kasih sayang dan pengagungan Allah terhadap Nabi Muhammad.
•Kalau dari selain Allah maka bermakna do'a sebagaimana dalam I'anatut tholibin.
.
.
(على سيدنا محمد النبي) هو - بالهمز وتركه
Bisa di baca an-nabiyyi (النبيّ) dan an-nabi'i (النبيء). Dua bahasa ini, atau dua pengucapan ini ada dalam bahasa Arab dan secara qiyas sah-sah saja. Tapi kalau an-nabi' itu qolil, sangat sedikit yg mengucapkan dan merupakan lughot ahli Makkah.
Ada dua pendapat disini : untuk pendapat an-nabi' maka berasal dari fiil madhi anba'a bermakna akhbaro. Artinya berita atau kabar. Seperti di juz 30 itu ada surat an-naba', artinya berita. Jadi kalau ikut pendapat ini berarti an-nabi' bermakna orang yang membawa kabar atau orang yang membawa berita. Berita apa? Ya berita tentang akhirat, tentang hukum agama dan banyak lagi.
Pendapat kedua yaitu an-nabiyyu, dengan ya' tasydid, mereka yg berpendapat ini berpegangan asal mula kata an-nabiy adalah an-nabwah. Bermakna al-irtifa' 'anil ardhi. Sesuatu yang tinggi dari tanah. Maka Nabi disebut an-nabiyy karena lirtifa'i qodrihi, karena ketinggian derajat beliau dibandingkan dengan makhluk lain. Juga di dasari adanya riwayat orang Arab memanggil nabi Muhammad dengan sebutan "ya nabi'allah." Beliau tidak kerso, tidak berkenan.
Jumlah Nabi ada 124.000, sedangkan Rasul 315.
Nabi tidak di perintah untuk menyampaikan syariat, sedangkan Rasul di perintahkan.
Rasul lebih mulia daripada Nabi dengan ijma' ulama'.
.
.
ومحمَّدٌ عَلَم منقول من اسم مفعول المضعف العين
Ikut wazan فعّل-يفعّل-تفعيلا. tsulatsi mujarrod yang biziyadatid tadh'if. Dengan di dobel 'ain fi'ilnya.
•Diantara faidah wazan ini adalah ta'diyah, misal zawwaja zaidun amron, Zaid menikahkan Amr.
•Diantaranya lagi adalah lid-dalalah 'alat-taktsir. Untuk menunjukkan makna banyak. Seperti pada nama nabi ini, Muhammad, menunjukkan katsrotu khisholihi al-mahmudah, menunjukkan banyaknya perilaku-perilaku baik yang dilakukan beliau. Maka dari itu di namakan Muhammad.
.
.
(و) على (آله الطاهرين) هم كما قال الشافعي: أقاربه المؤمنون من بني هاشم وبني المطلب.
Sayyid Hasyim dan Sayyid al-Mutholib ini saudara kandung, sama² putra Sayyid 'Abd Manaf. Yg Sayyid al-Mutholib ini kakek Imam Syafi'i. Yg Sayyid Hasyim ini kakek Nabi.
Secara aslinya Sayyid Abdu Manaf memiliki 4 putra, yaitu Sayyid Hasyim, Sayyid Al-Mutholib, Abdu Syams dan Naufal. Tetapi yg dua lainnya itu memusuhi Nabi, maka dari itu tidak dimasukkan kedalam aalun-Nabi.
Dan dalam pendapat Imam Nawawi sebagaimana dalam Syarh Sahih Muslim aalun-Nabi adalah kullu mu'min, setiap orang beriman, yakni ketika berdoa sebagaimana shalawat yang kita baca setiap hari. Maka setiap kita baca shalawat tersebut kita juga termasuk yg mendapatkan doa, ketika mengikuti pendapat ini.
Adapun untuk masalah ghonimah dan haram memakan sedekah tidak ada perbedaan pendapat seperti dua pendapat diatas ini.
.
.
(و) على (صحابته)، جمع صاحب النبي.
Ada beberapa syarat untuk seseorang dapat menyandang gelar sahabat Nabi :
•Bertemu dengan Nabi dalam keadaan beriman, walaupun dia buta tidak bisa melihat Nabi, dan walupun belum baligh atau bahkan belum mumayyiz.
•Ba'dal bi'tsah. Setelah Nabi diutus.
•Semasa hidup Nabi.
•Wafat dalam keadaan Iman.
.
.
من أدلتها التفصيلية،
Penggambaran dari Adillah at-Tafshiliyyah disini seperti "wa la taqrobuuz-zina." "Jangan kalian mendekati zina." Disini menggunakan nahi atau pengucapan dalam bentuk larangan. Dan nahi atau larangan memberi konsekuensi hukum 'haram'.
Bismillahirrohmaanirrohiim, Ikhwanufillah…. Intergrasi berzikir, fikir dan ikhtiar dalam bentuk karya merupakan refleksi bangkit dan terlahirnya 61 Provinsi NTB. Hal inilah kanda Prof. Dr.TGH. Fahrurrozi, MA dalam tulisannya di akun FBnya dengan diksi-diksi yang menarik dengan literasi mendalam beliau menukilkan dalam judul aslinya… BANGGA MENJADI WARGA NTB: “Jika” NTB BERZIKIR, NTB BERPIKIR, NTB MENGUKIR: REFLEKSI 61 TAHUN NTB LAHIR sumber gambar : https://www.google.com/search?q=Gambar+Peta+NTB&newwindow=1&safe=strict&rlz=1C1CHBF_enID840ID840&sxsrf=ACYBGNRE8lH68GlxSMtTSgjf_ O5JV5jIOA:1576601741530&tbm=isch&source=iu&ictx=1&fir=di97UKuqlocxUM%253A%252ChTyXExZWSt5PpM%252C_&vet=1&usg=AI4_-kQWLMOKYDJ6av-qM1bq77XVSYxo5Q&sa=X&ved=2ahUKEwji-oWWk73mAhVEX30KHRuxDrUQ9QEwCXoECAoQFg#imgrc=di97UKuqlocxUM: dalam tulisannya beliau melanjutkan …… ...

Comments